Secara mendasar analisa forex dibagi dalam dua bagian yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Sebagian trader berpendapat bahwa analisa teknikal lebih penting daripada analisa fundamental dan begitu pula sebaiknya ada yang berpendapat bahwa analisa fundamental lebih baik daripada analisa teknikal. Lalu bagaimana mensikapinya ? Sebagai seorang trader maka sebaiknya kita berpandangan bahwa analisa teknikal dan analisa fundamental berada dalam satu kesatuan karena keduanya sama-sama penting. Analisa teknikal berperan sebagai “Market Timing” untuk menjawab pertanyaan kapankah saat yang tepat untuk melakukan entry pasar dan juga exit dari pasar. Sedangkan analisa fundamental sendiri memiliki fungsi sebagai pemberi informasi tambahan dalam melakukan transaksi di forex dan untuk memberi jawaban atas apa yang sedang terjadi didalam pasar entah itu pengaruh ekonomi, politik, geografis dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemangku kekuasaan dalam sebuah negara.
Gambar diatas adalah contoh ketika Bank Sentral Australia melakukan pemangkasan suku bunga yang kemudian diikuti dengan melemahnya AUDUSD secara drastis dan jika kita perhatikan dengan seksama maka terlihat bahwa awal pelemahan AUDUSD dimulai tidak jauh dari zona resisten harga (garis horizontal biru). Sebelum terjadinya rilis berita aktual pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Australia tampaknya para pelaku pasar sudah memiliki sentimen bahwa akan terjadi pelemahan AUD terhadap Dollar Amerika, hal ini sudah terlihat dari channel AUDUSD yang mengarah bearish. (HM)
